KELUARGA 'IMRAN ( The family of Imran ), Revealed At : Madina
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَّقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Fīhi 'Āyātun Bayyinātun Maqāmu 'Ibrāhīma Wa Man Dakhalahu Kāna 'Āmināan Wa Lillahi `Alá An-Nāsi ĤijjuAl-Bayti Mani Astaţā`a 'Ilayhi Sabīlāan Wa Man Kafara Fa'inna Allāha Ghanīyun `Ani Al-`Ālamīna
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.
In it are clear signs [such as] the standing place of Abraham. And whoever enters it shall be safe. And [due] to Allah from the people is a pilgrimage to the House - for whoever is able to find thereto a way. But whoever disbelieves - then indeed, Allah is free from need of the worlds.